gilang_UNIVERSAL627
Minggu, 27 April 2008

TEKS LAGU ALBUM SANG PEJUANG

Puisi “Syajarotun mubarokah(poh on yang penuh berkah)”

Karya K. H. Adrian mafatihullah Kariem, M. Ag.

Ayah di mana kau berada

Ku tanya ke sana ke mari pada setiap orang yang ada

Tak ada jawab yang menyertai

Hanya sumpah serapah yang ku dapati

Tak ada seorang pun yang peduli

Semua sibuk dengan dunianya sendiri-sendiri

Tinggal diriku terdiam dalam sunyi

Ayahku bukan seorang nahkoda yang berlayar mengarungi samudera

Ayahku bukan seorang pilot yang terbang mengudara

Ayahku bukan seorang supir bersimbuh peluh dengan macetnya jalan raya

Ayahku bukan seorang pahlawan tanpa tanda jasa

Dan ayahku bukan seorang pejuang angkatan ‘45

Ayahku orang tua yang penuh dengan noda

Penjahat kelas raja, pembunuh yang tak punya rasa iba

Siapapun pasti muak melihatnya

Bahkan semua orang berdoa baiknya ia mati saja

Namun di saat maut menjemputnya ku dengar suara lirih ayahku

Anakmu, dirimu bukan dirimu

Diriku bukan dirimu

Jadilah ikan hidup jangan menjadi ikan mati

Berani hidup tak takut mati, takut mati jangan hidup, takut hidup mati saja

Itulah petuah yang ayah ingat saat sukma ini kan berhijrah mencari madahnya

Selamat tinggal anakku

Aku termenung, ternyata saat yatim itulah diriku

Kini sosok itu telah tiada

Sungguh diri ini berdosa

Ternyata ayahku orang yang sangat mulia

Ia bukan yang ku kira

Dan ia bukan yang kau kira serta ia bukan yang mereka kira

Tak pantas kau hina!!

Walaupun ia hanya seonggok tanah busuk

Tapi jiwa dan sukmanya terasa sejuk

Termenung ia sang yatim termenung

Ayahku kini ku rindu dengan pelukmu

Ku rindu dengan amarahmu

Bahkan ku rindu dengan tamparan murkamu

Setiap tetes air mata ini seakan terbias lembaran kisahkku dengan mu

Setiap baris ayat suci ini sebagai doaku untukmu

Sang yatim itulah diriku

Pohon berbuah lebat tapi pahit rasanya

Itulah nasibku, itulah kisahku

Sebagai kisah indah untuk dirimu

Pohon penuh berkah

Pahit rasanya namun manis sesudahnya

“Sang Pejuang”

Karya : Fairus Nahiduddin

Ku langkahkan kaki menyusuri jejak impian

Bersamamu teman tuk jadi insan pilihan

Tawa canda renungkan rasa

Bangkitkan gelora jiwa

Dan lihatlah bintang nun jauh disana

Menuntun langkah-langkah kita

Dan dengarlah desah angin yang menerpa

Mencoba membawa kita bersama

Redamkan amarah genggamlah erat amanah

Tanam benih cinta karena itulah asal kita

Reff:

Menuju citi-cita yang mulia

Raihlah tanpa ada keluh-kesah

Dan yakinkan pada seluruh dunia

Dirimu memang seorang pejuang

“kampung pena”

Karya : K.H. Adrian Mafatihullah Kariem, M. Ag.

Tulus jiwamu, sahaja auramu

Kobar semangatmu, Allahu akbar

Kampung pena nan damai

Daar El-Qolam

Kampung pena nan damai

Daar El-Qolam

Disini kita mengabdi menjadi insan berbudi

Disini kita berbakti ingatlah ciptaan diri O..Ilahi

Reff :

Daar El-Qolam kampung penaku

Cobaan tantangan menghujam

Kau selalu bersemayam di hatiku

O..oo..

“Angan”

Karya : Fairus Nahiduddin

Hai kawan-kawan tinggalkanlah sejenak kenangan

Yang melenakan waktu dan perjuangan

Liriklah masa depan, kuatkanlah genggaman

Agar dirimu tak terlena oleh angan-angan

Cobalah lihat kawan anak kecil di sudut persimpangan

Berjuang melawan hidup nan penuh cobaan tantangan

Nuranimu bicara, nuranimu meronta

Indahkah hidup bila kau lihat dirinya

Reff :

Dan hati kecilmu bicara sejuta asa nan duka meluka

Dan nuranimu bicara sejuta asa nan duka meluka

“ALISA”

Karya : Fairus Nahiduddin

Alisah, kisah hidup penuh duka

Mencoba bertahan di gelap dunia

oo..alisa, hatiku selalu bertanya

mampukah engkau menghadapi semua

o..oo..

Berdoalah di setiap denyut nafasmu

Bersabarlah manis yang akan kau rasa

Reff :

Yakinkan pada dirimu

Bahwa tuhan yang Maha Tahu

Sebutlah nama Tuhanmu

Setiap langkah setiap waktu

“Sang Alam”

Karya : Fairus Nahiduddin

Lihatlah kawan apa yang terjadi dengan alam ini

Musibah datang berganti tak kenal malam dan tak kenal pagi

Air, api dan bumi tak pernah lelah untuk menguji

Ketabahan pada diri oh janganlah pergi

Temani jiwaku hari ini

Mengapa tanyaku bencana ini harus terjadi

Tetes airmata tak pernah terhenti

Semua yang mengiris hati

Luka lara pada negeri, kini indonesiaku menangis lagi

Dan aku bernyanyi menghibur hati

Lekaslah duka lekaslah pergi

Reff :

Bintang temani bulan

Hilangkan kelam indahkan malam

Tuhan telah Kau tunjukan

Kekuasaan-Mu lewat sang alam

“Sahabat Terbaik”

Karya : Fairus Nahiduddin

Yang terbaik ku pegang

Yang terindah ku kenang

Lembar hidup tercipta selamanya

Oh.. adakah simpati di hatimu

Layaknya kisahku

Oh..janganlah kau campakkan kawanmu

Yang telah berjuang dengamu

Reff :

Ingat selalu, kenang selalu

Tempatkan di hatimu

Sahabatmu kan selalu

Berdoa di sampingmu

“Mari Basmalah”

Karya : Fairus Nahiduddin

123 chek chek

Assalamu’alaikum wahai ikhwan dan akhwat

Kawan karib sobat teman ataupun sahabat

Marilah kita sama-sama untuk semangat

Bekerja dan beribadah jangan lewat

Berfikir dan berkarya ibadah jangan lewat

Berfikir bekerja dan berdoa jangan lewat

123 chek chek

Luangkan waktu untuk hal-hal yang baru

Agar dirimu berharga selalu

Jiwa ragamu tidak akan beku

Terus melaju roda berputar selalu

Berpaculah selalu berlombalah selalu

Dengan waktu

Reff :

Mulai harimu yang baru dengan membaca bismillah

Akhiri harimu yang telah berlalu dengan alhamdulillah

“Impian Pejuang”

Karya :Fairus Nahiduddin

Kau memperjuangkan dan mengorbankan jiwa ragamu

Kini kau telah terlupakan dan terabaikan oleh insan

Namun kau tak pernah berharap ini dan itu

Dan kau pejuangku teruslah maju janganlah ragu

Reff :

Mengusung mimpi-mimpimu

Menggapai cita-citamu

Singkirkan putus asa mu

Kobarkanlah upaya doa

Biar seisi dunia tahu kau pejuangku

“Ku rela ia pergi”

Karya : Fairus Nahiduddin

Angin malam bawalah kembali

Kenangan yag teramat berarti

Yang tak mungkin bisa ku ulangi lagi

Walau dunia kita telah berbeda

Walau jasadmu telah tiada

Kau telah ukirkan kenangan-kenangan indah

Reff :

Ku rela kau pergi menghadap Illahi

Tak ku biarkan mimpimu tak berarti

Ku coba tuk mengerti, ku coba tuk fahami

Apa yang telah terjadi, semua kehendak Illahi

posted by g13_soulkeeper @ 08.33   0 comments
 
About Me

Name: g13_soulkeeper
Home: bogor, Indonesia
About Me: Gilang nugraha, pria berperawakan kecil ini lahir di sebuah kota di jawa barat, Tasikmalaya pada tanggal 4 April 1989. Namun Ia dibesarkan di sudut kota bogor, Tenjo yang sedikit jauh dari keramaian kota. Pendidikannya bermula di SDN Tegalpondoh selama 6 tahun kemudian dilanjutkan di SMP dan SMA pondok pesantren La-Tansa, dan sekarang Ia sedang menjalani masa kuliahnya di Universitas Islam Negeri SyarifHidayatullah Jakarta. Pria Aries ini punya segudang hobi diantaranya, membaca, nonton, berenang dan bernyanyi. Ia senang sekali dengan grup band LinkinPark, SUM41, simpleplan, goodcharlotte, dan avengedsevenfold. Dan untuk band local, ia menjagokan Ungu dan pasband. Namun di balik itu semua, ia bercita-cita untuk menjadi seorang dosen, seseorang yang bisa berguna bagi nusa, bangsa dan agama..
See my complete profile
Previous Post
Archives
Shoutbox

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.

Links
Powered by

Blogger Templates

BLOGGER